Sinopsis Buku (Hh)

Posted on 4:32 AM by Ibnu_ghazali

Halal Haram Dalam Islam (Eraintermedia)

Dalam kehidupan ini, aktivitas umat manusia tak pernah berhenti. Ada berbagai aktivitas, antara lain aktivitas individu, seperti makan, minum, dan berpakaian; ada aktivitas keluarga, seperti mencari nafkah, mendidik anak, serta menunaikan kewajiban atas pasangannya; ada pula aktivitas sosial, misalnya pergaulan antar sesama Muslim, pergaulan laki-laki dan perempuan, juga interaksi antara Muslim dan non-Muslim. Di semua aktivitas tersebut, ada aturan-aturan syariat yang menjadi pedomannya. Ada aturan yang memperbolehkan, ada pula yang melarang. Pembahasan tentang hukum berbagai kegiatan hidup ini telah banyak ditulis dan tertuang di berbagai buku referensi, semisal fiqih, tafsir, hadist, dan buku-buku tematik. Namun, karena luasnya wilayah kajian ini, kita sering merasa kesulitan untuk memahaminya sebagai sebuah pembahasan yang praktis dan menyeluruh. Dalam kaitan ini, kehadiran buku Halal Haram dalam Islam karya Ustadz Yusuf Qardhawi ini sangat tepat. Buku ini sangat membantu untuk mendapatkan kesimpulan hukum berbagai hal. Merupakan sebuah buku sederhana, tetapi memuat tema yang sangat beragam dan sangat kita butuhkan. Sebagai buku kajian hukum maka tidak seorang Muslim pun yang tidak memerlukannya. Apalagi buku ini disajikan dalam bentuk tulisan yang mudah dicerna dan dipahami, gaya khas seorang Yusuf Qardhawi. Selamat mengkaji.

Hidup Islami Tanpa Stres (Eraintermedia)

Islam mengajarkan hidup yang suci,bersih, jauh dari perilaku buruk,jauh pula dari perbuatan sia-sia. Maka, sering dipersepsi bahwa menjadi seorang muslim yang saleh berarti harus menjadi sosok yang beraut muka dingin,enggan tertawa,tidak pula mau bergurau. Bahkan ada yang mengatakan,"Diamnya adalah berpikir,bicarnya adalah dzikir,langkahnya adalah jihad. "Jika tidak demikian maka itu bukan seorang muslim sejati. Padahal jika membaca sejarah hidup Nabi dan para sahabat,kita menjumpai mereka hidup sebagaimana layaknya manusia biasa. Ada tangis dalam kekhusyukan ibadah namun ada pula tawa dalam pergaulan. Ada keseriusan di medan jihad namun ada pula suasana santai dalam permainan dan senda gurau. Semua itu dilakukan oelh oarng-orang Muslim terbaik di hadapan Rasulullah Saw. Buku ini terperinci dan tegas memberikan penjelasan tentang hukum berbagai permainan dan olahraga. Apa yang boleh dan apa yang tidak,jika pun boleh mana batasan-batasannya. Sangat baik menjadi panduan kehidupan sehari-hari setiap Muslim.


Hisbah Hasan Al-Banna (Eraintermedia)

Hasan Al-Banna sangat lekat dengan ikon dakwah dan jihad. Sebagai dai, ia layak dijadikan teladan dalam menyerukan syiar Islam. Sedangkan sebagai mujahid, ia pantas dirujuk keberanian dan kecerdasannya. Dalam konteks ini, ada khazanah pemikiran Imam Syahid yang luput dari sorotan publik. Yaitu Al-hisbah. Arti kata hisbah sama dengan amar makruf nahi mungkar. Biasanya, pengertian amar makruf nahi mungkar dianggap bersinonim dengan dakwah secara umum. Namun sebenarnya, kewajiban dakwah lebih bercorak umum dan dipikulkan ke pundak setiap individu Muslim. Sedangkan kewajiban hisbah dimaknai sebagai aktivitas memerintah dan melarang. Maka dari itu, aktualisasi praktik hisbah biasanya melalui institusi. Dalam sejarah khilafah Islam, selalu ada lembaga hisbah yang dibentuk oleh pemerintah. Tugas lembaga ini memang khusus, yaitu melakukan kontrol sosial terhadap kebajikan secara umum dan mencegah praktik maksiat di depan umum, seperti makan siang di bulan Ramadhan dan praktik judi secara terbuka. Selain itu, juga memerintahkan tegaknya syariat, dari keharusan menutup aurat hingga shalat berjamaah di masjid. Kini, hisbah telah pudar dan tidak terlihat lagi wujudnya di negara-negara Islam, kecuali Kerajaan Saudi Arabia, khususnya di masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab pada pertengahan abad ke-12 H. Ruang gerak hisbah pernah benar-benar meluas pada masa Raja Abdul Aziz berkuasa. Ketika itu, jabatan hisbah diserahkan kepada Syaikh Abdul Aziz Abdul Lathif Alu Syaikh, seorang saleh yang sangat berwibawa dan didengar suaranya. Pada masanya, Hasan Al-Banna memberlakukan hisbah kembali. Sepak terjangnya telah menciptakan sebuah prestasi yang patut dijadikan sebagai referensi untuk mengembalikan hisbah ke tengah-tengah masyarakat global saat ini. Tentunya, agar dunia tidak terus-terusan carut marut. Sungguh mulia bukan?
Selamat mengkaji.


Haruskah Dakwah Merambah Kekuasaan (Al-I'tishom)

Kekuasaan dengan segenap wewenang, fasilitas dan segala kelengkapannya membuat manusia tergiur untuk memperebutkannya, sehingga tiada masa yang kosong dari orang-orang berambisi meraihnya. Sejarah telah mencatat para penguasa yang mewariskan bencana dan menorehkan aib besar pada wajah kekuasaan. Juga mengabadikan para pemimpin yang menebar keharuman jasa di sepanjang generasi. Jadi, bolehkah memburu kekuasaan? Benarkah dakwah itu ujung-ujungnya kekuasaan? Salahkah memanfaatkan sistim jahiliyah untuk menegakkan kekuasaan? Siapa pemimpin yang diharapkan? Dan, masih ada beberapa pertanyaan lain yang jawabannya dapat pembaca temukan dalam buku ini. Selamat membaca!




Happy Ending Full Barokah (ProU Media)

Sebelum Istirahat, buatlah hidup lebih bermakna.
Bacalah. Siapa tahu buku inilah buku terakhirku dan buku terakhirmu. Terakhir yang kutulis atau terakhir yang engkau baca, mengakhiri kebiasaan buruk untuk mengawali hari-hari baru penuh haru biru dalam hidupmu. Buku ini adalah buku terakhir dari Trilogi Motivasi ZERO to HERO, The WAY to WIN, dan HERO, Happy Ending Full Barokah.






Hidup Tak Mengenal Siaran Tunda (Tarbawi Press)

Buku ini bertutur tentang bermacam fragmen dalam hidup. Memberi Anda inspirasi segar. Ditengah persaingan hidup yang tak mengenal siaran tunda, tak ada banyak kisah, renungan, pengalaman, refleksi yang diulas dalam buku ini. Rangkaian tema yang layak Anda jadikan cermin. Bahasanya tematik. Memberi Anda keleluasaan untuk menikmatinya secara berkala. Andapun bebas untuk memulai atau mengakhiri membaca, di mana saja.

No Response to "Sinopsis Buku (Hh)"